-->
CLOSE ADS
CLOSE ADS

Iklan

BERITA TERKINI

Tolak Kenaikan BBM, Demo Aksi Massa Aliansi Masyarakat Brebes Menuntut Sempat Gaduh

Maha Pos
Selasa, 06 September 2022, 6.9.22 WIB Last Updated 2022-09-06T03:38:05Z

MAHAPOS.COM | BREBES —  Puluhan masa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Brebes Menuntut  yang terdiri dari HMI, GMNI, PMII, Sapta PP dan nelayan Kabupaten Brebes melakukan aksi turun kejalan, Senin (5/9/2022)

Sasaran AMBM  adalah Kantor DPRD Brebes untuk menuntut penolakan kebijakan kenaikan BBM besubsidi.

Sebelum menggelar orasi didepan gedung DPRD Brebes, masa aksi melakukan longmarch dari stadion karang birahi menuju kantor DPRD.

Selain menolak kebijakan kenaikan BBM, para pendemo juga menuntut kenaikan UMK Brebes sebesar 30 persen, menolak kebijakan  pengalihan subsidi BBM ke BLT, dan mendesak KPK untuk memeriksa dugaan adanya penyelewengan distribusi BBM

Para aksi masa juga membentangkan spanduk yang didominasi tulisan penolakan dan kritikan.

Pendemo ditemui Bupati Brebes, Idza Priyanti bersama Sekda Brebes, Joko gunawan dan ketua DPRD Brebes, Mohamad Taufik.

“Saya Bupati Brebes akan meneruskan apa yang jadi aspirasi masyarakat Brebes ke Pemerintah pusat," Kata Bupati Brebes saat menemui pendemo.

Namun meski Bupati Brebes sudah berusaha menyampaikan jawaban tuntutan mereka, terpantau masa pendemo belum merasa puas, sehingga sempat gaduh lantaran pendemo menuntut bupati Brebes menyampaikan sikapnya dan meminta menandatangani surat pernyataan.

“Saya ingin dengar sikap dari bupati meakili masyarakat brebes tentang kenaikan BBM ini, dan Bupati dalam surat pernyataan ini menyetujui surat pernyataan ini, itu saja bu, apa yang sulit?” kata pendemo.

Meski sempat gaduh, permintaan pendemo akhirnya di setujui bupati  dengan menyampaikan sikap dan menandatangani surat pernyataan yang disodorkan pendemo.

“Baik terimakasih, saya Bupati brebes sangat prihatin dengan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, dan selanjutnya sesuai dengan aspirasi masyarakat kabupaten brebes, saya akan meneruskan ke pemerintah pusat,” Ujar Bupati Brebes.

Usai menerangkan sikapnya, Bupati pun tanpa memberikan keterangan lain langsung segera meninggalkan pendemo.

Aksi masa akhirnya membubarkan diri sambil membentangkan spanduk salinan isi surat pernyataan Bupati Brebes. (Red)


Komentar

Tampilkan

Terkini

Loading...