-->
  • Jelajahi

    Copyright © MAHAPOS.COM | Berita Terkini Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Belajar Dari Sapu Lidi

    MAHAPOS
    Sabtu, 21 Desember 2019, 12.27 WIB Last Updated 2019-12-21T05:31:07Z

    MAHAPOS.COM ■ Selalu heran dengan Paijo, tiap lelaki tua itu menawarkan sapu lidi pasti dibeli. Padahal sapu lidi itu ditumpuk saja di belakang rumah. Kami cuma memakai barang satu dalam tempo 5 bulan saja masih bisa terpakai.

    Begitu pun pagi ini, lelaki tua itu datang lagi menawarkan dagangannya. Agak lama durasi  kedatangan pak tua itu, tidak seperti biasanya. Kadang beliau datang seminggu sekali, ini hampir 2 bulan pak tua baru muncul.

    Dan ketika ditanya beliau bilang sakit. Dan seperti biasa suami ku membayar tanpa tawar. Lelaki tua itu pun pergi setelah mengucapkan terima kasih.

    Aku seperti biasa tidak akan membantah suami dihadapan orang, jadi aku ikuti saja alur ceritanya. Namun pas didalam aku ngomel, sapu lidi masih banyak beli lagi beli lagi, emang mo dibikin gudang sapu lidi apa rumah kita?.

    Suamiku pun menatap aku tajam, seperti biasa. Karena aku merasa benar kutatap balik sorot matanya. Lalu meluncur kata yang buat aku tak bisa memaafkan diriku sendiri....

    "Kamu tak berbeban saat mentraktir temanmu di caffe atau resto, meski mereka kesana cuma membuang waktu, ngobrol dan pamer kehidupan sosial kalian. Tapi kenapa kamu rewel ketika aku mengajarimu berderma pada lelaki tua yang sangat mungkin membutuhkan seperak dua perak untuk makan dan hajad hidupnya,".

    Sayangnya dia punya genggsi untuk tidak jadi pengemis. Dia menjaga derajatnya dengan menawarkan barang dagangan dan aku belajar menghargai gaya hidup beliau. Melihat lah dengan mata dan berfikir lah dengan hati biarkan otak kita berjuang melawan ego dan kesombongan.

    Aku pun tersenyum....bangga. aku cium tangannya sebagai rasa terima kasih.
    Tuhan sudah mengantar dia untuk mengobati borok hatiku.
    Belajar bersama ya sayang...


    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terkini

    Loading...